debar @ plaza
minggu
dari sudut meja santap shechuan
kulihat dirimu
digelendoti buah hatimu
si ganteng dan si cantik
juga ahhh bersama dia
wanita yang jauh lebih berhak daripadaku
beruntung waiter di meja sebelah menutupiku — lebih beruntung lagi kalian tidak jadi masuk kemari — tapi ah debar hatiku degup jantungku mengharap kau menampak aku — aku berharap sudut kerling mata cantik istrimu akan sepersekian detik beradu dengan mataku — tapi ah itu tak terjadi — ingin aku menelefonmu kabari posisi diriku tapi tak jadi
menjadi selingkuhan gelap
berarti siap menjadi sundal
berusaha hindar atau tak kenal manakala bertemu lelaki langganan
tapi aku bukan lonte!
About this entry
You’re currently reading “debar @ plaza,” an entry on kertas.remas
- Published:
- Agustus 22, 2006 / 11:56 pm
- Category:
- asam dan pahit
- Tags:
3 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]